Beranda Ulvia

potret | rekam | kata
Tampilkan postingan dengan label Daun yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Daun yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin. Tampilkan semua postingan

Jumat, 08 Maret 2013

Maka . . .




“Dan tunas-tunas perasaanmu tak bisa kaupangkas lagi. Semakin kautikam, dia tumbuh dua kali lipatnya. Semakin kauinjak, helai daun barunya semakin banyak.”

― Tere Liye,  Daun yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin.


maka . . .
 
“Waktu dan jarak akan menyingkap rahasia besarnya, apakah rasa suka itu semakin besar, atau semakin memudar.”

― Tere Liye, Kau, Aku dam Sepucuk Angpau Merah.

Jumat, 21 September 2012

Perasaan dan Prasangka

“Orang yang memendam perasaan seringkali terjebak oleh hatinya sendiri. Sibuk merangkai semua kejadian di sekitarnya untuk membenarkan hatinya berharap. Sibuk menghubungkan banyak hal agar hatinya senang menimbun mimpi. Sehingga suatu ketika dia tidak tahu lagi mana simpul yang nyata dan mana simpul yang dusta.”
― Tere Liye, Daun yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin
Diberdayakan oleh Blogger.

Let's be friends!

>> <<