Barangkali, dalam sakit ini, Tuhan tempa kita untuk mengingat dan mencandu wajah-Nya lagi.
waktu lonceng berbunyi
percakapan merenda
kita kembali menanti-nanti
kau berbisik,
siapa lagi akan tiba?
siapa lagi menjemputmu
berangkat berduka?
di ruangan ini
kita kait dalam gema
di ruang malam hari
merenda keadaan rahasia
kita pun setia memulai percakapan kembali
seakan abadi menanti-nanti
lonceng berbunyi
Sapardi Djoko Damono
0 tanggapan:
Posting Komentar
sila berkomentar :)