Beranda Ulvia

potret | rekam | kata
Tampilkan postingan dengan label #GreatMuslimah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label #GreatMuslimah. Tampilkan semua postingan

Minggu, 11 Januari 2015

Menjadi Perempuan

 
(image: random googling)

"Teteh itu subhanallah sekali yaaa,"  celetuknya.
"Iya, wajahnya bikin adem," kata yang lain.
"Kalau udah senyum dikit aja, beuh, bikin goyah!"

Celetukan macam itu mungkin tidak asing didengar. Walaupun seorang perempuan sudah berusaha menjaga dirinya dengan pakaian tertutup dan kerudung menjulur. Tetap saja, fitrah perempuan yang dijadikan indah mampu menciptakan fitnah bagi laki-laki. Apalagi, lelaki memang suka curi-curi pandang dan selalu memiliki kecenderungan terhadap perempuan. Nabi kita shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, "Wanita itu adalah aurat. Bila ia keluar, setan akan menghiasinya (untuk menggoda laki-laki).”[1]

Kamis, 14 November 2013

Ujian Hati

#kultwit teh @pewski

Salah satu ujian iman tertinggi adalah ketika diri tak menyadari.. posisi tertinggi hati, tak lagi Allah yang menghuni. Terkelabui oleh cinta yang katanya sejati, padahal hakikat kehadirannya.. hanya untuk menguji. Bersibuk memantaskan diri karena jodoh, bukan lagi karena Allah. Terbakar semangat menikah, tanpa menyadari niat berbelok tak lagi untuk ibadah. Mulai gelisah menapaki pencarian, mengabaikan penguatan ketaatan dalam kesendirian.

Ketahuilah.. episode 'sendiri' itu Allah berikan sebagai sebuah kesempatan, untuk mengeksplorasi kehidupan. Episode 'sendiri' juga kesempatan.. untuk memupuk ketaatan, sebagai bekal persiapan. Namun tentu bukan merupakan kebanggan, sehingga jadi betah sendirian. Tenang saja, kalem.. semua sudah diatur. Diatur dengan sebaik-baiknya, setepat-tepatnya.. oleh sutradara terbaik. Tak perlu gelisah, khawatir jadi salah arah.

Sabtu, 15 Juni 2013

Akan, Sebentar Lagi...

Iya, saya akan fokus berjalan, bahkan berlari sekencang-kencangnya untuk sampai tujuan, kemudian menjatuhkan diri sedalam-dalamnya sembari meluruskan niat semoga Allah suka.

Saya akan mencintai dan menjalaninya dengan sepenuh hati. Ketika semangat sedang kendur, saya akan mengingatkan diri untuk tetap fokus menatap ke depan. Karena saya sudah menjatuhkan diri pada pilihan ini, maka saya akan menyelami sepenuhnya. Bukan untuk apa pun, hanya mengharapkan semoga Allah suka dengan usaha yang saya lakukan.

Kelak, saya bisa menebar kebermanfaatan dengan apa yang sudah saya pilih dan perjuangkan ini. Kelak saya bisa menginspirasi dengan apa adanya saya yang seperti ini. Kelak, saya bisa berkeliling ke segala penjuru negeri dengan membawa misi Allah menghadirkan saya di sini. 

Kelak, diam saya akan berbicara semuanya...

Minggu, 07 April 2013

Namanya Khadijah

 
Namanya khadijah, seperti nama ummul mukminin kita, Khadijah R.A. Dia masih kelas satu SD, umurnya sekitar 6 tahun. Sekilas terlihat seperti adik-adik pada umumnya, tapi ketika mulai tadarus, dia membuka Al-Qur'an besar--bukan Iqra' seperti teman-temannya. Wah, decak kagum saya tumpah seketika. Kemudian ketika setor hapalan, dia menyetor surat Al-Infithaar, dan khadijah kecil berhasil memaku perhatian saya.

Minggu, 22 April 2012

Sangat Mengagumimu :)

 taken from devianart
“Buku yang kau tulis adalah semacam jejak yang terus menyala di dunia, dan bisa menjadi cahaya akhiratmu.”-- Helvy Tiana Rosa

Helvy Tiana Rosa. Siapa yang tidak kenal dengan beliau? tokoh perempuan yang sangat menginspirasi saya. Kata-kata yang melesap darinya indah dan bermakna, mampu menggugah hati pembaca. Tulisannya kuat dan menyentuh dasar hati. Apa yang beliau tulis mengandung sesuatu yang bisa dipetik dan tersampaikan dengan baik ke hati pembaca, tidak terkesan menggurui bahkan menceramahi. Kepiawaiannya meracik katakata membuat saya terkesima, tergugah dan  tanpa sadar, hati berbisik : saya ingin seperti beliau. Semoga.

Diberdayakan oleh Blogger.

Let's be friends!

>> <<